Sam Allardyce Kesal Dijebak Oleh Media

Di satu sisi, Allardyce sudah rela menerima kenyataan bahwa ia dipecat dari jabatannya namun di sisi lain ia mengeluhkan soal cara media membongkar itu semua yang berimbas terhadap pekerjaannya di timnas.
Ya, pria berusia 61 tahun itu memang tak bisa mengelak lagi ketika ada sebuah video beredar yang mengungkapkan soal kelicikannya untuk melanggar aturan FA terkait pihak ketiga dalam hal kepemilikan pemain. Allardyce saat itu tidak menyadari bahwa ada kamera yang merekam diskusinya dengan dua orang pengusaha dari Asia yang sebenarnya adalah reporter yang menyamar untuk membongkar kecurigaan terhadap Allardyce.
Maka, jadilah sang manajer berada dalam situasi rumit terkait karirnya bersama Inggris. Setelah video itu muncul ke permukaan, FA langsung melakukan rapat darurat dengan turut mengundang Allardyce. Pada akhirnya, diputuskan bahwa Allardyce harus lengser dari jabatannya karena sikapnya yang tidak bisa ditoleransi tersebut.
Itu memang tindakan yang bodoh namun di sisi lain saya hanya membantu orang yang sudah saya kenal selama 30 tahun. Ada kesalahan dalam penilaian dan saya harus membayar konsekuensinya. Jebakan yang dilakukan telah berhasil kali ini dan saya harus bisa menerimanya, tutur Allardyce.
Kesepakatan bahwa saya harus keluar (dari jabatan manajer Inggris) terjadi dalam situasi yang ramah. Saya meminta maaf pada semuanya soal hal ini. Saya juga berharap Gareth (Southgate) dan semua pemain Inggris bisa bekerja dengan baik setelah ini.
Allardyce tercatat hanya 67 hari saja bekerja sebagai manajer Inggris. Menariknya, ia hanya sempat memimpin Inggris dalam satu pertandingan saja yang hebatnya bisa ia menangi. Setelah ini, Inggris untuk sementara waktu akan diasuh oleh Southgate sambil mencari manajer tetap lain berikutnya.

heatherdugdale2.com judi online terpercaya Sumber: Sidomi