Persib Dicap Jago Kandang, Djadjang Nurdjaman Cuek

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, menanggapi anggapan tersebut dengan cuek. Ia tak peduli apa kata orang tentang tim besutannya.
Enggak usahlah dengar kata orang karena main di luar (tandang) kami lagi jelek atau susah menang. Jadi kami maksimalkan saja pertandingan di kandang. Mudah-mudahan ini bisa melecut motivasi pemain, kata Djadjang Nurdjaman beberapa waktu lalu.
Waktu kami untuk berlatih tidak cukup banyak. Tapi paling tidak, kami bisa perbaiki mental dan juga motivasi yang tinggi, lanjut pelatih yang sukses membawa Persib Bandung juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden 2015 ini.
Mau dibilang jago kandang atau seperti apapun, kami maksimalkan laga di kandang, tandas Djadjang Nurdjaman.
Performa Persib Bandung jika main di luar kandang sepanjang kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 sejauh ini memang kurang meyakinkan. Dari 12 kali laga tandang, Persib kalah 8 kali, imbang 2 kali, dan baru menang 2 kali.
Laga tandang terakhir yang dilakoni Sergio van Dijk dan kawan-kawan pun berakhir negatif. Pada 16 Oktober 2016 lalu, Persib Bandung gagal membawa pulang poin dari markas Mitra Kukar karena kalah 2-1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

heatherdugdale2.com poker uang asli Sumber: Sidomi