Jalani Sidang Perdana, 3 Pelaku Perampokan Pulomas Akui Susun Rencana di Bogor

detik com Tiga pelaku, yakni, Erwin Situmorang, Alpin Bernius Sinaga dan Ridwan Sitorus alias Iyus Pane yang melakukan perampokan disertai pembunuhan sadis di Perumahan Pulomas, Jakarta Timur, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Kali ini, sidang tersebut beragendakan pembacaan dakwaan dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam dakwaannya, JPU mengungkapkan para pelaku merencanakan aksi kejahatannya di kawasan Bogor, Jawa Barat.

JPU Zulkifli menjelaskan pada 25 Desember 2016 pagi, keempat pelaku Erwin Situmorang, Alpin Bernius Sinaga dan Ridwan Sitorus alias Iyus Pane ditambah dengan Ramlan Butar-butar, sebelum ditembak mati polisi. Mereka telah melakukan survei di Perumahan Pulomas.

Setelah mendapatkan sasarannya, yakni Kediaman Dodi Triono, pada 25 Desember 2016 siang mereka beranjak ke Bogor untuk merencanakan aksi kejahatannya itu.

“Tanggal 25 Desember pagi survei, lalu siang ke Bogor merencanakan siapa dan perannya apa nanti. Baru di tanggal 26 eksekusinya,” kata Zulkifli usai persidangan, Jakarta Timur, Kamis (15/6/2017).

detik com Akhirnya, dalam penyusunan rencana dan pembagian tugas perampokan itu, mereka sepakat bahwa Ramlan Butar-butar untuk menjadi sang kapten. Bahkan, mereka sudah menyiapkan senjata jenis air soft gun dan golok.

“Untuk susun rencana pembagian tugas Ramlan sebagai kapten membawa pistol Air soft gun, dan terdakwa Iyus Pane membawa air soft gun membawa ke rumah mencari dan mengumpulkan penghuni. Erwin membawa golok mengamankan penghuni rumah mengambil barang berharga dan Bernius membawa celurit dan siaga di dalam mobil,” papar JPU.

Dalam perampokan sadis itu, sang kapten Ramlan ternyata telah mengeluarkan instruksi untuk membunuh siapapun yang berani melawan.

“Ramlan sebagai kapten memerintahkan Iyus Pane, Erwin dan Bernius apabila penghuni melakukan perlawanan bunuh saja,” tutup Zulkifli.

Dalam kasus ini, para pelaku dijerat dengan, Dakwaan kesatu, Primer Pasal 340 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Subsidair Pasal 139 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan lebih Subsidair, Pasal 338 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Dakwaan kedua, dijerat dengan Pasal 365 ayat (3) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan ketiga Pasal 33 ayat (3) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. detik com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *